MINGGU PAGI DI TEBING KERATON DAN TAHURA BANDUNG

puncak lawang
PESONA INDAH PUNCAK LAWANG
05/11/2017
tarusan kamang
TARUSAN KAMANG, KEINDAHAN TERSEMBUNYI DI BUKITTINGGI
07/11/2017

MINGGU PAGI DI TEBING KERATON DAN TAHURA BANDUNG

tebing keraton
Spread the love

Beberapa kali kami sekeluarga menghabiskan waktu hari minggu di Tebing Keraton dan Tahura (Taman Hutan Raya) Juanda, Bandung. Sayangnya tanpa Hafizh, si Abang Petualang, karena sedang mondok di Pesantren.

Komplek Taman Hutan Raya yang terletak di daerah Dago Pakar, Ciburial, Bandung ini memiliki luas sekitar 590 hektar. Sangat luas untuk dijelajahi seharian. Beberapa spot yang menarik untuk dikunjungi diantaranya adalah Curug Dago, Goa Jepang, Goa Belanda, Penangkaran Rusa, Curug Omas dan Tebing Keraton. Tiket masuk sebesar Rp.15.000,- per orang untuk semua lokasi termasuk tebing keraton yang memang berjarak agak jauh dari lokasi pintu masuk Tahura.

tebing keraton

Petualang di Taman Hutan Raya dimulai dari pintu masuk. Disini ada beberapa tempat menarik untuk pemanasan, seperti memberi makan kelinci-kelinci lucu. Dimas, Adik petualang terlihat sangat antusias dan beberapa kali berteriak kegirangan ketika dikerubuti oleh kelinci-kelinci itu. Dengan lahapnya mereka memakan irisan wortel segar yang dijual seharga lima ribu rupiah di dalam ember kecil warna warni.

tebing keraton

Puas memberi makan kelinci, Dimas merengek untuk menaiki Flying Fox yang khusus disediakan untuk anak-anak persis di dekat kandang kelinci itu.

tebing keraton

Cukup hanya dengan membayar sebesar Rp.10.000,- untuk setiap kali naik wahana Flying Fox ini. Meskipun Ayah dan Bundanya agak khawatir, tapi ternyata Dimas malah dua kali naik Flying Fox saking serunya.

Ini baru permulaan. Menuruni beberapa anak tangga, perjalanan selanjutnya tentu lebih menarik lagi dan tentunya butuh tenaga ekstra. Nah, disinilah tempatnya mengisi tenaga. Sepanjang jalan menuju goa jepang, banyak berjejer penjual makanan tradisional.

tebing keraton

Sebut saja; Jagung bakar, ketan bakar, aneka gorengan dan masih banyak lagi. Juga ada minuman (kalau tidak salah) dari sadapan pohon kolang kaling yang diolah dengan cara tradisional.

tebing keraton

Kalau Anda hanya punya waktu sebentar, petualangan di Taman Hutan Raya bisa dituntaskan setelah mengunjungi Goa Jepang dan Goa Belanda. Peninggalan jaman penjajahan ini merupakan tempat berlindung dan benteng pertahanan bagi tentara Jepang dan Belanda. Terdapat banyak ruang-ruang yang dibuat dengan cara menggali tebing. Tentu saja dengan memanfaatkan pekerja paksa dari warga setempat.

Apabila Anda punya waktu lebih, petualangan dapat dilanjutkan lebih jauh. Namun saran kami, apabila ingin lebih praktis dan menghemat waktu, Anda dapat menyewa sepeda motor dengan harga sekitar Rp.75.000,- seharian. Mengingat lokasi Taman Hutan Raya yang sangat luas, tentu juga akan sangat menghemat tenaga.

tebing keraton

Tujuan berikutnya adalah penangkaran rusa. Setelah melewati jalan berbatu dan berliku menaiki sepeda motor sewaan, akhirnya kami sampai di penangkaran rusa. Ada puluhan ekor rusa yang dipelihara disini. Pengunjung juga dapat memberi makan rusa langsung berupa rumput gajah yang memang disiapkan agar pengunjung dapat berinteraksi langsung.

Berbeda ketika memberi makan kelinci, Dimas terlihat agak ketakutan diserbu puluhan rusa yang berebut rumput itu. Dia sembunyi di belakang ayahnya dengan wajah yang terlihat sedikit cemas.

tebing keraton

Puas memberi makan rusa, perjalanan dilanjutkan ke Curug Omas. Sayang sewaktu kami kesini sedang musim penghujan sehingga air Curug Omas terlihat cokelat bercampur lumpur. Namun tetap saja indah dilihat.

tebing keraton

Butiran-butiran air curug yang berterbangan menerpa wajah kami sehingga sedikit memberi kesegaran setelah lelah berjalan.

tebing keraton

Di sekitaran curug ini juga ada tempat bermain anak-anak dan tempat istirahat. Juga banyak ditemui penjual buah-buahan seperti Strawberry, Raspberry dan berry-berry lainnya dengan harga yang lumayan murah.

tebing keraton

Masih punya waktu dan tenaga lebih? Mari kita lanjutkan ke Tebing Keraton. Kami tidak terlalu paham rutenya, tapi kalau tidak salah waktu itu kami keluar dari Taman Hutan Raya dan melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk Tebing Keraton sekitar dua puluh menit dengan kendaraan. Disini tidak perlu membayar lagi, cukup menunjukkan tiket yang dibeli pagi tadi dan Anda dibebaskan untuk masuk ke Tebing Keraton.

tebing keraton

Pemandangan dari atas cukup indah dan beberapa spot sangat instagramable, namun sayangnya itu juga yang membuat banyak pengunjung tidak mengindahkan keselamatannya hanya untuk mendapatkan sebuah foto indah Instagram. Padahal disitu banyak papan peringatan supaya pengunjung berhati-hati dan tidak melewati pagar pembatas.

tebing keraton

Nah, apabila Anda datang kesini, jangan lupa perhatikan keselamatan diri dan orang yang disayang ya, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan demi sebuah eksistensi.

Lokasi Tahura Bandung

2 Comments

  1. Zakiahf says:

    Nice share 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *