Masjid Al Alam Marunda, Punya Sumur dengan Air Tiga Rasa

September 20, 2017
Mengunjungi Rumah Si Pitung, Legenda dari Betawi
September 19, 2017
Saung Angklung Udjo, Harmoni Indah Nada Bambu
November 1, 2017

Hanya berjarak 500 meter dari rumah Si Pitung, terdapat sebuah Masjid yang bersejarah yaitu Masjid Al Alam Marunda. Terletak di bibir Pantai Marunda di dalam perkampungan penduduk yang cukup padat.

Masjid Al Alam Marunda

Setelah mengunjungi rumah Si Pitung, kami melanjutkan petualangan ke satu situs bersejarah lainnya di Marunda yaitu Masjid Al Alam. Situs ini bisa didatangi dengan berjalan kaki sekitar 10 menit karena hanya berjarak sekitar 500 meter saja. Menyusuri jalan kecil melewati sebuah rawa yang sekilas tampak seperti sebuah danau atau telaga kecil. Terlihat beberapa rumah panggung milik penduduk yang terbuat dari kayu.

masjid al alam marunda

Sama seperti rumah Si Pitung, Masjid ini juga diselimuti berbagai cerita mistis penuh karomah karena konon dibangun hanya dalam waktu satu malam oleh Wali Songo saat menempuh perjalanan dari Banten ke Jawa. Makanya Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Al-Auliya atau Masjidnya Wali Allah. Namun sumber lain menyebutkan kalau masjid ini dibangun oleh Fatahillah pada tahun  1572

masjid al alam marunda

Masjid Al Alam Marunda ini masih mempertahankan bentuk aslinya karena masuk dalam daftar Cagar Budaya oleh Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Saat kami berkunjung kesini, tidak banyak pengunjung lain yang terlihat padahal dari informasi yang kami baca, biasanya pengunjung cukup ramai mendatangi Masjid ini, salah satu alasannya adalah untuk mengambil air sumur tiga rasa yang dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit.

Air sumur ini terkenal karena memiliki keunikan yaitu mempunyai tiga rasa; Payau, asin dan tawar. Karena letak Masjid ini cukup dekat dari pinggir Pantai Marunda dan berada di daerah rawa, seharusnya air di sini memiliki rasa payau atau asin. Saat kami mencicipi langsung air sumur ini, tidak terasa asin atau payau, malah terasa seperti air mineral biasa.

masjid al alam marunda

Bangunan dalam masjid ini masih seperti asli pada saat dibangun, kecuali bagian atap yang memang sudah direnovasi karena gentengnya dulu banyak yang pecah. Ada empat tiang besar di ruangan masjid yang terlihat sedikit kontras dengan ruangan masjid yang tidak terlalu luas.

Kisah mistis lainnya yang beredar adalah bahwa apabila dahulu ada pejuang yang bersembunyi di dalam Masjid ini maka tidak akan terlihat oleh penjajah Hindia Belanda yang mengejar. Percaya atau tidak tentang kebenaran cerita itu, kembali kepada keyakinan kita masing-masing.

Di bagian samping Masjid ada sebuah bangunan berbentuk pendopo yang dibangun belakangan. Mungkin digunakan untuk menampung jamaah Sholat Jum’at atau kegiatan lain masyarakat sekitar.

masjid al alam marunda

Itulah catatan petualangan kami kali ini mengunjungi Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam Marunda yang penuh dengan kisah mistis dan karomah.

Masyarakat Indonesia sebagian memang mempercayai hal-hal gaib, mistis ataupun karomah dari seorang yang dipercaya sebagai Wali Allah. Kadang beberapa cerita dan kisah itu dianggap sebagai mitos bagi masyarakat Modern.

Buat kami Keluarga Petualang, sangat menghormati apapun yang menjadi keyakinan masyarakat setempat, mengambil nilai, hikmah dan pelajaran dari kisah tersebut untuk kemudian diaplikasikan pada kehidupan masa kini. Karena memang sebuah pembelajaran berharga bisa kita dapatkan dari kisah nyata, dongeng maupun perumpamaan-perumpamaan. Bahkan Kitab Suci juga penuh dengan kisah dan perumpamaan-perumpamaan.

Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.[QS 39:27]

1 Comment

  1. […] : Petualangan kami lanjutkan dengan berjalan kaki mengunjungi Masjid Al Alam Marunda yang juga tidak lepas dari legenda Si Pitung. Ajaibnya, Masjid ini konon dibangun oleh Wali Songo […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *